Pembebasan Lahan Rampung
Underpass Gatot Subroto Cimahi Pembangunannya oleh Pemrov Jabar sedang proses lelang
Proyek
pembangunan Underpass Gatot Subroto di Kota Cimahi belum memasuki tahap
pekerjaan fisik. Meski begitu, sejumlah bangunan yang terkena dampak pembebasan
lahan sudah mulai di bongkar. Untuk
pembangunan Underpass Gatot Subroto, Pemkot Cimahi menyiapkan lahan sekitar
3.400 meter persegi dengan anggaran mencapai Rp36 miliar.
Kepala Dinas
Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah
mengungkapkan Pemerintah Cimahi telah menjalin koordinasi dengan pihak terkait
untuk memastikan proses administrasi berjalan sesuai aturan termasuk menyiapkan lahan-lahan di sekitar Jalan Gatot
Subroto yang memang merupakan milik TNI.
Wilman
menerangkan, kerja sama dengan pihak TNI tidak menggunakan skema pembebasan
lahan. Mekanisme yang diterapkan berupa hibah masuk dan hibah keluar.
Melalui
mekanisme itu, pemerintah daerah akan menghibahkan aset untuk pembangunan
sarana dan prasarana di lingkungan TNI. Nilai hibah tersebut nantinya
disesuaikan berdasarkan hasil appraisal dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara
dan Lelang (KPKNL).
Sementara
itu pembangunannya, proyek underpass
Wilman mengatakan dikerjakan oleh Dinas Bina Marga dan Penataan
Ruang Provinsi Jawa Barat. Dan saat ini
tengah memasuki proses lelang Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara
Elektronik (SPSE), lelang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar)
dengan pagu Rp150 miliar.
Berdasarkan
jadwal yang telah disusun, pekerjaan fisik underpass Gatot Subroto ditargetkan
rampung kurang dari dalam 6 bulan. "Mudah-mudahan lelangnya tidak ada
kendala sehingga langsung dibangun fisiknya. Kalau lihat di dokumen lelang
waktu pelaksanaan itu 165 hari kalender," ungkap Wilman.
Wilman menambahkan, undperpass Jalan Gatot Subroto merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mobilitas di Kota Cimahi. Pasalnya, lalu lintas perkeretaapian di titik tersebut kerap berdampak pada kemacetan. Sekarang ini setiap setengah jam bahkan seperempat jam sudah ada feeder ataupun kereta yang lewat. Selain mengurangi kemacetan pembangunan underpass ini juga salah satunya adalah untuk keselamatan penggunaan jalan menghindari risiko kecelakaan.

