DBMPR Jabar Siapkan 41 Posko dan 19 Posko DRU Selama Libur Nataru 2023/2024

Nataru 2023-2024


Menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023-2024, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) Provinsi Jawa Barat memastikan seluruh jalan  provinsi sudah siap dilalui. Diungkapkan Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jabar Bambang Tirtoyuliono, dari 2.362,183 km total panjang jalan Provinsi Jabar, kemantapan jalan provinsi telah mencapai 82,79%, 
“Kemantapan jalan kita di proyeksikan 83,84%  kondisi faktual dilapangan rasanya kita cukup untuk bisa melayani yang  keluar dan masuk Jawa Barat,” ujar Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono dalam acara press Conferensi,  Jumat (24/11/2023) di Kantor Dinas BMPR Provinsi Jawa Barat, Jl. Asia Afrika, Bandung. 
Tahun 2023, lanjut Bambang,  ada 69 paket pekerjaan, di  354 KM  pemeliharaan berkala jalan yang sudah  seles telah dituntaskan  bulan Agustus lalu Bukan hanya  di 69  peket konstruksi jalan saja, melainkan juga pemeliharaan dibahu jalan, pembersihan saluran drainase agar tidak banjir dan merusak aspal. 
Khusus untuk libur Nataru menurut Bambang,  dari 298 ruas jalan itu terdapat  114 ruas jalan alternatif   mudik dan 184 ruas jalan di Jalur-jalur wisata Jabar. “ Data terakhir erdapat 70 lubang di jalur alternatif dan ada sebanyak 112 lubang dijalur wisata  yang sedang  diperbaiki,” ujarnya. 
Untuk jalur wisata  ada  5 cluster wisata yang ada di Jawa Barat itu sudah kita siapkan semua, yaitu Bopunjur (Bogor, Puncak, Cianjur, Padalarang Depok, Ciawi), Sukabumi Raya, Bandung Raya, Jabar Selatan dan Cirebon Raya.
“Jalur wisata yang merupakan jalan provinsi seperti ke Pantai Santolo, Karang Bolong, Pangandaran, dan lainnya telah kami siapkan dan perbaiki. Di luar jalan provinsi, kami juga koordinasi dengan Pemkab dan pemerintah pusat,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga menyiagakan ratusan personel mulai H-7 sebelum natal 2023  hingga H+7 tahun baru 2024, yang  akan disebar di 41 titik posko di seluruh Jawa Barat.  Posko  akan berfungsi beristirahat, memberikan  informasi kepada  pemudik mengetahui rute-rute terbaik untuk menuju tempat yang di inginkan maupun tempat . 
"Jadi Posko  bisa menjadi tempat bertanya rute mana yang paling ideal untuk digunakan, jadi kita persiapkan untuk itu ada 41 posko tersebar di (seluruh wilayah) Jawa Barat," katanya.
Selain itu tertdapat  19 posko yang juga disiagakan di tempat rawan bencana longsor atau banjir lengkap dengan alat berat dan lainnya. Sehingga kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, kami bisa langsung bergerak
Diakuinya, pada 2022 lalu terdapat 240 kasus bencana longsor dan banjir di ruas jalan di Jawa Barat. Sementara hingga bulan ini, tercatat telah terjadi 23 kejadian longsor dan banjir. Jalur yang rawan longsor di antaranya Jabar selatan, utara, dan Bandung Raya. Masyarakat diminta waspada.
"Setidakhya  kami siapkan  19 lokasi posko Disaster Relieve Unit (DRU) selain SDM juga disiapkan peralatan berat seperti truk dengan jumlah 52 unit, wheel loader 6 unit, grader 2 unit, crane 6 unit, excavator 6 unit, pick-up 40 unit, semua akan dimobilisasi 24 jam," terangnya.
Bambang  berharap, dengan telah diperbaikinya ratusan ruas jalan di Jawa Barat, diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat pada momen Nataru. “Dinas BMPR Jabar secara rutin  selalu mempersiapkan jangan sampai nanti para pengguna jalan yang akan ke Jawa Barat tidak nyaman dengan kondisi jalan dan jembatan.